Lelaki mencari istri, bukan koki

D : Cowo kl ntar punya istri yg ga pinter masak makanan kesukaannya pada gmn ?
T : Laki – laki cari istri, bukan koki 🙂
D : tapi temenku nyari istri koki lulusan pesantren bang 😀
T : Menyoal masakan, Rasulullah jauh hari pun sudah mencontohkan, bagaimana adab menghadapi hidangan. Kalau tak suka, beliau tinggalkan, tanpa keluh, tanpa cela. Maka istri tak perlu khawatir. Karena mereka dicinta karena akhlaknya. Bukan berbohong dengan lantas mengatakan “dik, makananmu lezat” akan tetapi “dik, mas lagi ingin makanan kesukaan mas kita makan diluar ya” disini posisi tarbiyah, adab menyampaikan keinginan yang diajarkan guru kami. Jadi kesimpulannya, wanita tak perlu ‘kelabakan’ tatkala tak dikarunai keterampilan masak, Karena jikalah mendapat pria yang baik agamanya, pastilah wanita dicinta lidiniha “bersebab agamanya” Bukan litha’amiha “bersebab makanannya” walau naluriyyah pastilah ingin memiliki pasangan nan terampil memasak 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s